skip to main | skip to sidebar

Pages

  • Beranda

Warung Kuliner Nusantara

Blog Berisi Tentang Berbagai Macam Kuliner Nusantara
Tampilkan postingan dengan label wisata kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata kuliner. Tampilkan semua postingan

5 Kuliner Khas Makassar

21.36 | Publish by syahirul

10 Kuliner Khas Makassar

Sulawesi selatan bukan cuma terkenal akan keindahan panorama alamnya yang begitu mempesona serta keramah tamahan penduduknya. Selain terkenal sebagai salah satu tempat tujuan wisata, sulawesi selatan juga terkenal dengan kulinernya.

Terdapat beraneka ragam jenis makanan khas Sulawesi yang kelezatannnya sudah terkenal, sekali mencoaba menecicipi masakannya maka lidah anda terasa pahit jika berhenti memakannya. Nah makanan apasajakah yang lezat dan nikamat di tanah sulawesi. Berikut 5 daftar makanan lezat dan nikmat sebagai bahan referensi jika ingin berkunjung ke sulawesi selatan.

1. Coto Makassar

Sesuai dengan namanya berasal dari daerah makassar, dan sekaligus merupakan makanan ciri khas dari daerah Makassar Sulawesi Selatan. Tapi buat anda yang ingin menikmati Coto Makassar, tidak perlu jauh-jauh pergi ke Makassar karena Coto Makassar ini sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, mulai di warung pinggir jalan hingga restoran.

Dan bagi yang ingin membuat sendiri Coto Makassar ini, silakan baca resep disini.

2. Pallu Basa Makassar

Tidak hanya terkenal dengan Coto Makassarnya, ternyata kuliner yang tak kalah populernya yang berasal dari daerah Makassar yaitu Pallu Basa. Masakan Pallu Basa dalam penyajiannya hampir mirip dengan Cotto Makassar, hanya saja ada beberapa yang mungkin membedakannya seperti adanya tambahan kelapa.
Pallu Basa ini merupakan Makanan Khas Makassar, yang terdiri atas beberapa bahan dasar seperti daging sapi, hati sapi, babat, jantung sapi, usus sapi, limpa, air kaldu daging sapi dan bahan-bahan pelengkap lainnya.
Bagi Anda yang ingin mengetahui resepnya, silakan baca disini.

3. Sup Konro

Sop Konro berasal dari daerah Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan ketupat kecil yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif “kuat” akibat digunakannya ketumbar.

Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya rempah, akan tetapi kini terdapat variasi kering yang disebut “Konro bakar” yaitu iga sapi bakar dengan bumbu khas konro. 

Mengenai resepnya bisa di baca disini.

4. Sop Saudara

Sop Saudara merupakan masakan khas dari Sulawesi Selatan berupa hidangan berkuah dengan bahan dasar daging sapi yang biasanya disajikan bersama bahan pelengkap seperti bihun, perkedel kentang, jeroan sapi (misalnya, paru goreng), dan telur rebus. Masakan ini umum dikonsumsi bersama dengan nasi putih dan ikan bandeng bakar.

Bagi anda yang ingin menikmati sup saudara namun jauh untuk pergi ke kota Makassar, atau tidak ada yang menjual di daerah anda jangan khawatir karena kami akan menyediakan resepnya untuk anda semua. Silakan baca disini.

5. Es Pisang Ijo

Selain dari makanan khas Makassar diatas banyak juga jenis minuman yang sudah dikenal yang berasal dari Makassar. Salah satu minuman yang sudah berada di seluruh Indonesia dan memiliki rasa yang enak yaitu Es Pisang Ijo. Es Pisang Ijo adalah minuman dengan menggunakan bahan dasar pisang dengan diselimuti adonan yang berwarna hijau.

Asal es pisang ijo berasal dari daerah Sulawesi Selatan tepatnya di Makasar. Banyak sekali orang yang suka dengan es pisang ijo. Selain bisa menyegarkan tenggorokan es pisang ijo juga bisa membuat perut kita kenyang karena menggunakan bahan dasar pisang dan sangat pas jika es pisang ijo diminum ketika cuaca terasa panas.

Bagi yang ingin membuatnya, baca resepnya disini.

Label: artikel, kuliner tradisional, makanan keluarga, makanan nusantara, makassar, minuman dingin, minuman nusantara, resep, wisata kuliner 0 komentar

Rujak Cingur, Masakan Khas Jawa Timur Yang Legendaris

10.04 | Publish by syahirul

Keanekaragaman masakan khas dari Indonesia sangat beragam, salah satunya adalah Rujak Cingur. Rujak ini adalah salah satu rujak paling khas di Indonesia. Sedikit berbeda dengan rujak-rujak biasanya, rujak cingur punya penyajian yang unik.

Mengapa Disebut Rujak Cingur?

Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama daerah asalnya Surabaya. Dalam bahasa Jawa kata cingur berarti "mulut", hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diulek, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak ulek.

Apa Saja Isi Rujaknya?

Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah seperti timun, kerahi (krai, yaitu sejenis timun khas Jawa Timur), bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, kemudian ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo, cingur, serta sayuran seperti kecambah/taoge, kangkung, dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Bumbu atau saus yang dibubuhkan di atas berbagai bahan tadi terdiri atas, kacang goreng, cabai rawit, pisang klutuk muda (untuk memberi rasa sepet yang khas) dan tidak lupa adalah petis udang.

Ini yang membuat tampilan bumbu Rujak Cingur menjadi hitam dan mengeluarkan aroma khas yang harum. Semua bahan tersebut akan dihaluskan dengan cobek besar khas penjual rujak. Lantas, pelengkap lainnya dari rujak tentu adalah krupuk. Dan siap sudah Rujak Cingur untuk Anda santap.

Dalam penyajiannya rujak cingur dibedakan menjadi dua macam, yaitu penyajian 'biasa' dan 'matengan' (menyebut huruf e dalam kata matengan seperti menyebut huruf e dalam kata: seperti/menyebut/bendoyo). Penyajian 'biasa' atau umumnya, berupa semua bahan yang telah disebutkan di atas, sedangkan 'matengan' (matang, Jawa) hanya terdiri dari bahan-bahan matang saja; lontong, tahu goreng, tempe goreng, bendoyo (kerahi yang digodok) dan sayur (kangkung, kacang panjang, taoge) yang telah digodok. Tanpa ada bahan 'mentah'nya yaitu buah-buahan, karena pada dasarnya ada orang yang tidak menyukai buah-buahan. Keduanya memakai saus/bumbu yang sama.

Label: artikel, kuliner tradisional, makanan keluarga, makanan nusantara, makanan sehat, rujak, surabaya, wisata kuliner 1 komentar

Tips Mengatur Menu Makanan Keluarga

21.45 | Publish by syahirul

Tips Mengatur Menu Makanan Keluarga
Tugas sebagai ibu rumah tangga memang tidak mudah, tetapi dengan cinta apapun bisa terselesaikan dengan beres setiap harinya. Begitupun juga dengan pemilihan menu sehat keluarga sehari-hari agar tidak membosankan dan bisa memenuhi selera lidah masing-masing anggota keluarga yang beraneka ragam. Apalagi bila anak Anda adalah tipe pemilih makanan, tidak suka sayur, atau susah makan. Beban Ibu akan semakin berat lagi. Sedangkan dengan melakukan penyusunan daftar menu makanan sehari-hari, kita dapat mengatur anggaran belanja, memilih menu makanan yang sehat, bergizi, rasa yang enak dan bervariasi. Jika hal ini bisa kita terapkan, tentunya akan memberikan kepuasan tersendiri bagi kita dan semua anggota keluarga.

Menu sehat keluarga tentunya berpengaruh terhadap keharmonisan rumah tangga maupun perkembangan dan kepandaian anak. Berikut ini langkah yang bisa diikuti.
  • Tulis rencana menu sehat keluarga masakan harian selama seminggu di setiap awal minggu, sehingga Anda tidak harus berpikir keras saat tiba waktunya memasak. Anda bisa meluangkan waktu saat weekend dan berkumpul dengan anggota keluarga. Saat itulah Anda bisa merangkum menu sehat keluarga apa saja yang sedang diinginkan mereka sebagai bahan pertimbangan. Contohnya Anda ingin memasak soto ayam pada hari Senin, daging rendang pada hari Selasa, steam ikan pada hari Rabu, tumis seafood pada hari Kamis, dan soto betawi pada hari Jumat.
  • Sediakan menu masakan yang memiliki kandungan protein tinggi. Jika Anda hendak mengolah daging, sebaiknya sajikan dengan cara panggang atau bakar daripada menggoreng dengan minyak. Kalaupun ingin memberikan variasi dengan menu goreng jangan gunakan deep-fry sebaiknya gunakan sedikit minyak. Jika keluarga Anda tak begitu menyukai daging, Anda bisa menggantikannya dengan makanan lain yang juga kaya protein seperti telur, berbagai produk susu, hasil olahan kedelai seperti tahu dan tempe, kacang-kacangan dan buncis. Sediakan juga waktu luang untuk menyiapkan bumbu sendiri daripada memilih bumbu cepat saji di supermarket yang telah telah mengandung bahan kimia dan proses kimiawi.
  • Selalu sediakan buah dan sayur di rumah. Jika tak sempat membelinya, Anda bisa mengatur waktu khusus saat berbelanja sekaligus membeli persediaan buah yang bisa Anda simpan di dalam kulkas. Kemudian, carilah berbagai resep kreatif makanan mengandung buah untuk disajikan setiap harinya sehingga keluarga tak merasa bosan, misalkan saja es buah, agar-agar buah, rujak, puding, dan jus buah.
  • Pilihlah susu yang bebas atau rendah lemak guna menambah kalsium dan protein. Jika ada anggota keluarga yang alergi terhadap susu sapi, ganti dengan yoghurt atau susu kedelai. Selain itu, sebisa mungkin hindari konsumsi soda.

Label: artikel, makanan keluarga, makanan nusantara, tips, wisata kuliner 0 komentar

Lontong Balap

21.27 | Publish by syahirul

lontong balap
Lontong balap adalah makanan ciri khas kota Surabaya di Jawa Timur. Makanan ini terdiri dari lontong, taoge, tahu goreng, lentho, bawang goreng, kecap, dan sambal. Lontong balap terdiri dari lontong yang diiris-iris dan di atas irisan lontong ini ditumpangi irisan tahu dan remasan beberapa lentho (bulatan kecil sebesar ibu jari dan dipencet ini bentuk lentho asli lontong balap, berbeda dengan lentho yang dipakai sekarang), kemudian di atasnya ditumpangi kecambah setengah matang yang porsinya terbanyak dalam hidangan, setelah itu diambilkan kuah secukupnya, sambal dan kecap disesuaikan selera pembeli. Makanan ini dihidangkan dengan pasangannya yaitu, beberapa tusuk sate kerang.

Dan bagi Anda yang ingin mencoba membuatnya sendiri, berikut resepnya. 

Resep Lontong Balap


Bahan :

  • 5 buah lontong siap pakai
  • 1 buah (400 gram) tahu putih, digoreng, dipotong-potong
  • 1 batang daun bawang, diiris halus
  • 1 sendok makan bawang merah goreng untuk taburan

Bahan Lentho:

  • 100 gram singkong parut
  • 10 gram kacang tolo, direbus
  • 1 batang daun bawang, diiris halus
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 siung bawang putih, digoreng, dihaluskan
  • 1/4 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1/4 sendok teh gula pasir
  • Minyak untuk menggoreng

Bahan Kuah:

  • 250 gram taoge
  • 2 siung bawang putih, diiris tipis
  • 3 butir bawang merah, diiris tipis
  • 1 lembar daun salam
  • 1 cm lengkuas, dimemarkan
  • 2 cm jahe, dimemarkan
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/4 sendok teh gula pasir
  • 300 ml air kaldu ayam (dari rebusan tulang ayam)
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bahan Sambal Petis (haluskan):

  • 6 buah cabai rawit merah, direbus
  • 2 1/2 sendok makan petis udang
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1 siung bawang putih, direbus
  • 1 sendok teh air
lontong balap

Cara Membuat

  1. Lentho: aduk rata singkong, kacang tolo, daun bawang, garam, bawang putih, ketumbar bubuk, dan gula pasir. Bentuk bulat pipih. Goreng sampai matang.
  2. Kuah: panaskan minyak. Tumis bawang putih, bawang merah, daun salam, lengkuas, dan jahe sampai harum. Tambahkan taoge. Tumis sampai layu.
  3. Masukkan air kaldu ayam, kecap manis, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Masak sampai mendidih.
  4. Sajikan lontong, tahu goreng, daun bawang, lentho, dan taoge. Tabur bawang merah goreng dan sambal petisnya.Sajikan lontong balap dengan sate kerang.

Label: kuliner tradisional, makanan nusantara, surabaya, wisata kuliner 0 komentar

Sop Saudara, Makanan Khas Makassar

22.09 | Publish by syahirul

Sop Saudara, Makanan Khas Makassar - Sop saudara merupakan masakan khas dari Sulawesi Selatan berupa hidangan berkuah dengan bahan dasar daging sapi yang biasanya disajikan bersama bahan pelengkap seperti bihun, perkedel kentang, jeroan sapi (misalnya, paru goreng), dan telur rebus. Masakan ini umum dikonsumsi bersama dengan nasi putih dan ikan bandeng bakar.

Sejarah

Konon, sop saudara berawal dari H. Dollahi yang merupakan seorang pelayan dari H. Subair, seorang penjual sop daging yang cukup terkenal di Makassar pada era tahun 1950-an. Keduanya adalah warga kampung Sanrangan Pangkep yang mengadu peruntungan untuk meneruskan hidup dengan membuka warung makan.

Setelah selama 3 tahun berkongsi, H. Dollahi pun memberanikan diri untuk membuka usaha sendiri pada tahun 1957 dengan membawa nama Sop Saudara yang membuka lapak di kawasan Karebosi, Makassar. Racikan H. Dollahi ini ternyata mampu menarik minat pecinta kuliner baik bagi warga asli maupun pendatang.

Nama Sop Saudara yang unik ini dipilih karena terinspirasi dari nama "coto paraikatte" (biasa dijadikan nama warung yang menjual Coto Makassar). Dalam bahasa Makassar "paraikatte" berarti "saudara" atau "sesama". Dengan nama tersebut, H. Dollahi berharap semua orang yang makan di warung ini akan merasa bersaudara dengan pemilik, pelayan dan sesama penikmat Sop Saudara.

Sop dan Coto di Makasar menggunakan daging sapi sebagai bahan dasarnya. Bedanya dengan Coto, Sop Saudara mengunakan rempah utama yaitu merica dan ketumbar. Selain itu jika Coto menggunakan ketupat sebagai pengenyangnya, Sop Saudara disajikan bersama Nasi serta Ikan Bandeng Bakar. Satu porsi Sop Saudara terdiri dari sepiring Nasi hangat, semangkuk Sop Saudara, setengah ekor Ikan Bandeng Bakar dan satu mangkuk saus Cobe-cobe.

Saat hadir di meja saji, aroma khas Sop Saudara yang mengumbar aroma sapi yang khas begitu menggoda perut. Lalu aroma Ikan Bandeng bakarnya tak kalah menggoda. Saat mencicipi kuah dari Sop Saudara, wuah benar saja, rasa gurih yang pas sangat terasa di kuah kaldu sapi ini. Santap bersama irisan daging sapinya dan nasi hangat. Nikmat sekali. Saatnya pindah ke Pindang Bakar. Pertama kita campurkan sambel Cobe-Cobe yaitu saus kacang yang berisi irisan cabe. Cocolkan Bandeng Bakar dengan saus kacannya dan nikmati bersama nasi hangat. Lezat sekali! Oh ya, anda bisa nikmati Sop Saudara di Jl. Irian atau Jl. Andalas Makassar.

Label: kuliner tradisional, makanan nusantara, makassar, wisata kuliner 0 komentar
Postingan Lama »
Langganan: Postingan (Atom)

Labels

  • agar-agar
  • artikel
  • bawang
  • bayam
  • buah
  • camilan
  • es
  • es cream
  • ikan
  • kentang
  • keripik
  • kolak
  • kue
  • kuliner tradisional
  • makanan keluarga
  • makanan nusantara
  • makanan sehat
  • makassar
  • minuman dingin
  • minuman hangat
  • minuman nusantara
  • nasi goreng
  • pastel
  • puding
  • resep
  • roti
  • rujak
  • sarapan
  • soup
  • surabaya
  • tart
  • tips
  • wedang
  • wisata kuliner

Mengenai Saya

syahirul
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

  • ▼  2016 (24)
    • ▼  November (5)
      • Resep Madu Mongso Khas Madiun
      • Resep Sego Jotos Khas Madiun
      • Resep Membuat Kue Satu (Kue Koyah) Khas Madiun
      • LEMPENG (Kerupuk Puli)
      • Resep Pecel Madiun
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (13)
  • ►  2015 (40)
    • ►  Agustus (9)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (30)

Labels

  • agar-agar
  • artikel
  • bawang
  • bayam
  • buah
  • camilan
  • es
  • es cream
  • ikan
  • kentang
  • keripik
  • kolak
  • kue
  • kuliner tradisional
  • makanan keluarga
  • makanan nusantara
  • makanan sehat
  • makassar
  • minuman dingin
  • minuman hangat
  • minuman nusantara
  • nasi goreng
  • pastel
  • puding
  • resep
  • roti
  • rujak
  • sarapan
  • soup
  • surabaya
  • tart
  • tips
  • wedang
  • wisata kuliner
Copyright (c) 2010 Warung Kuliner Nusantara. Design by Template Lite
Download Blogger Templates And Directory Submission.