skip to main | skip to sidebar

Pages

  • Beranda

Warung Kuliner Nusantara

Blog Berisi Tentang Berbagai Macam Kuliner Nusantara
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Tips Mengatur Menu Makanan Sehat

11.08 | Publish by syahirul

Tips Mengatur Menu Makanan SehatAlangkah baiknya jika pengaturan menu makan anda sehari-hari dijadikan priotas utama, terutama pasangan suami istri yang baru menjalani mahligai rumah tangga. Jika belum pandai memasak, kesampingkan segera karena kita bisa memulai dengan makanan sehari-hari yang mudah dan praktis dengan bahan-bahan sederhana. Dari sekarang mulailah melatih dan membiasakan mengolah atau memasak sendiri makanan utama maupun pelengkap agar kebersihan dapat lebih terjamin dan bahan-bahan yang digunakan bisa diseleksi. Hal ini tidaklah sulit, kita bisa search di internet untuk mendapatkan ide dan berbagai aneka kreasi resep masakan sehari-hari.

Berikut kami berikan beberapa tips dalam mengatur menu makanan sehari-hari.
  1. Makanan yang beraneka ragam. Jangan mencoba untuk mengisi kebutuhan gizi anda dengan menu makanan yang sama pada setiap hari. Selain mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan, juga akan membatasi anda untuk setiap pestisida atau zat beracun yang mungkin ada dalam satu makanan tertentu.
  2. Makan banyak makanan tinggi serat yaitu buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan gandum. Kebutuhan 20 - 30 gram serat makanan yang Anda butuhkan setiap hari, yang memperlambat penyerapan karbohidrat. Buah-buahan dan sayuran berwarna hijau, oranye, kuning, seperti brokoli, wortel, melon, dan buah jeruk Antioksidan dan nutrisi lainnya yang terkandung dapat membantu melindungi terhadap pengembangan beberapa jenis kanker dan penyakit lainnya.
  3. Kurangi daging berlemak. Lemak jenuh akan meningkatkan kadar kolesterol darah dan memiliki efek yang merugikan bagi kesehatan tubuh. Pilih daging tanpa lemak, unggas tanpa kulit, dan produk tanpa lemak atau rendah lemak atau tanpa lemak susu. Jaga asupan kolesterol Anda di bawah 300 miligram per hari. Kolesterol hanya ditemukan di produk hewani, seperti daging, unggas, produk susu, dan kuning telur.
  4. Kurangi konsumsi lemak trans, yang disediakan oleh minyak sayur terhidrogenasi banyak digunakan pada makanan instan/ cepat saji.
  5. Makan lebih banyak ikan dan kacang-kacangan, yang mengandung lemak tak jenuh sehat. Gunakan zaitun atau minyak canola untuk pengganti margarin dan mentega.
  6. Mempertahankan asupan kalsium yang cukup. Kalsium sangat penting untuk tulang dan gigi yang kuat. Dapatkan kalsium dari sumber-sumber rendah lemak, seperti susu skim dan yogurt rendah lemak.
  7. Cobalah untuk mendapatkan vitamin dan mineral dari makanan, bukan dari suplemen. Suplemen tidak dapat menggantikan diet sehat, yang memasok nutrisi dan senyawa lain selain vitamin dan mineral.
  8. Menjaga berat badan yang diinginkan. Neraca energi (kalori) asupan dengan keluaran energi. olahraga dan aktivitas fisik lainnya sangat penting untuk melengkapi menu makanan sehat setiap hari yang Anda konsumsi.
  9. Konsumsi air putih minimal 2 liter per hari.
  10. Sarapan pagi yang tidak terlalu mengenyangkan.
  11. Tidur minimal satu jam setelah makan malam, biarkan makanan tercerna.
  12. Jauhkan dari porsi banyak, terutama makanan berkalori tinggi.

Label: artikel, makanan keluarga, makanan sehat, tips 0 komentar

Tips Mengatur Menu Makanan Keluarga

21.45 | Publish by syahirul

Tips Mengatur Menu Makanan Keluarga
Tugas sebagai ibu rumah tangga memang tidak mudah, tetapi dengan cinta apapun bisa terselesaikan dengan beres setiap harinya. Begitupun juga dengan pemilihan menu sehat keluarga sehari-hari agar tidak membosankan dan bisa memenuhi selera lidah masing-masing anggota keluarga yang beraneka ragam. Apalagi bila anak Anda adalah tipe pemilih makanan, tidak suka sayur, atau susah makan. Beban Ibu akan semakin berat lagi. Sedangkan dengan melakukan penyusunan daftar menu makanan sehari-hari, kita dapat mengatur anggaran belanja, memilih menu makanan yang sehat, bergizi, rasa yang enak dan bervariasi. Jika hal ini bisa kita terapkan, tentunya akan memberikan kepuasan tersendiri bagi kita dan semua anggota keluarga.

Menu sehat keluarga tentunya berpengaruh terhadap keharmonisan rumah tangga maupun perkembangan dan kepandaian anak. Berikut ini langkah yang bisa diikuti.
  • Tulis rencana menu sehat keluarga masakan harian selama seminggu di setiap awal minggu, sehingga Anda tidak harus berpikir keras saat tiba waktunya memasak. Anda bisa meluangkan waktu saat weekend dan berkumpul dengan anggota keluarga. Saat itulah Anda bisa merangkum menu sehat keluarga apa saja yang sedang diinginkan mereka sebagai bahan pertimbangan. Contohnya Anda ingin memasak soto ayam pada hari Senin, daging rendang pada hari Selasa, steam ikan pada hari Rabu, tumis seafood pada hari Kamis, dan soto betawi pada hari Jumat.
  • Sediakan menu masakan yang memiliki kandungan protein tinggi. Jika Anda hendak mengolah daging, sebaiknya sajikan dengan cara panggang atau bakar daripada menggoreng dengan minyak. Kalaupun ingin memberikan variasi dengan menu goreng jangan gunakan deep-fry sebaiknya gunakan sedikit minyak. Jika keluarga Anda tak begitu menyukai daging, Anda bisa menggantikannya dengan makanan lain yang juga kaya protein seperti telur, berbagai produk susu, hasil olahan kedelai seperti tahu dan tempe, kacang-kacangan dan buncis. Sediakan juga waktu luang untuk menyiapkan bumbu sendiri daripada memilih bumbu cepat saji di supermarket yang telah telah mengandung bahan kimia dan proses kimiawi.
  • Selalu sediakan buah dan sayur di rumah. Jika tak sempat membelinya, Anda bisa mengatur waktu khusus saat berbelanja sekaligus membeli persediaan buah yang bisa Anda simpan di dalam kulkas. Kemudian, carilah berbagai resep kreatif makanan mengandung buah untuk disajikan setiap harinya sehingga keluarga tak merasa bosan, misalkan saja es buah, agar-agar buah, rujak, puding, dan jus buah.
  • Pilihlah susu yang bebas atau rendah lemak guna menambah kalsium dan protein. Jika ada anggota keluarga yang alergi terhadap susu sapi, ganti dengan yoghurt atau susu kedelai. Selain itu, sebisa mungkin hindari konsumsi soda.

Label: artikel, makanan keluarga, makanan nusantara, tips, wisata kuliner 0 komentar

Kiwi Sebagai Bahan Penganan

21.28 | Publish by syahirul


Kehadiran buah kiwi disambut baik oleh pencinta kuliner sehingga makin hari makin mudah saja mendapatkannya. Kiwi digemari selain karena rasanya yang segar (campuran asam dan manis), tetapi juga karena kandungan vitamin c-nya yang banyak yang berdampak pada kesehatan tubuh.

Kiwi yang manis, enak rasanya meski dimakan begitu saja. Tetapi yang kurang manis pun bisa terasa enak setelah dibuat jus. Atau membuat penganan khusus yang Anda sukai. Puding adalah pilihan paling tepat jika ingin menciptakan penganan khusus dari kiwi.

Untuk dijadikan pnganan, kiwi bisa diblender, diambil sarinya atau dijadikan potongan. Entah berbentuk kotak atau irisan. Yang berupa sari buah, bisa dicampur langsung dalam adonan kue atau puding. Dijadikan    campuran filing dan toping juga sangat menarik.

Yang irisan, bukan hanya akan memperlezat penganan kita, tetapi juga memperindah tampilan penganan. Karena wama kiwi yang hijau kelihatan sangat menawan, Sebetulnya kiwi yang diambil sari buahnya pun, bisa juga mempercantik penganan karena ada titik-titik hitam di dalamnya.

Kini pilihan kiwi tak semata yang hijau. Jika mencari di supermarket besar, Anda bisa memperoleh kiwi berwarna kuning. Bayangkan bila kiwi kuning dan hijau kita sandingkan sebagai toping atau filing. Penganan Anda akan semakin lezat dan menarik.

Label: buah, tips 0 komentar

Buah Kiwi

21.19 | Publish by syahirul

Buah Kiwi - Buah Kiwi adalah sejenis buah beri dengan kelompok kultivar dari kayu pohon anggur Actinidia deliciosa dan hibrida antara ini dan spesies pada genus Actinidia. Actinidia asli berasal dari Shaanxi, Cina.

Buah kiwi yang normal berbentuk oval, kira-kira sebesar telur ayam (5–8 cm / 2–3 in dan diameter 4.5–5.5 cm / 1¾–2). Buah ini kaya serat, kulit berwarna hijau-kecokelatan dan daging buah berwarna hijau terang atau keemasan dengan biji kecil, hitam, dan bisa dimakan. Tekstur buah ini sangat halus dan rasanya yang unik, saat ini buah kiwi sudah ditanam di berbagai negara.

Buah kiwi (Actinidia chinensis) berasal dari lembah Chang di Negara Cina. Buah ini awalnya bernama Gosberi Cina, buah ini dinamai kembali dengan alasan ekspor marketing pada tahun 1950-an, menjadi melonette, kemudian kiwi. Nama buah ini berasal dari kiwi — burung yang tak bisa terbang dari Selandia Baru.

Sejak zaman kuno, buah kiwi di Cina digunakan sebagai tonik dan untuk merawat kesehatan, khususnya wanita setelah melahirkan, serta untuk meningkatkan imunitas pada anak-anak. Pada awal tahun 1900, buah kiwi untuk pertama kalinya diekspor ke wilayah Asia sebagai pohon anggur hias. Amerika pertamakali bisa menikmati buah kiwi pada tahun 1904, dan Selandia Baru pada tahun 1906. Manfaat gizi potensi buah eksotis ini diketahui oleh Selandia Baru, dan karena itu mereka mulai membudidayakan buah kiwi secara komersial.

Kulit Buah kiwi memiliki bulu berwarna cokelat dengan tengah buahnya berwarna putih dan dagingnya berwarna hijau. Didalamnya terdapat biji kecil berwarna hitam kecil serta dagingnya yang  berwarna hijau dan rasanya yang lembut dan lezat. Buah kiwi juga banyak mengandung vitamin C , dan sering dimanfaatkan sebagai makanan pembuka seperti makan salad, ikan, hidangan daging, puding, dan kue. Buah Kiwi tak kalah bayak manfaatnya bagi kesehatan dengan buah-buahan lain.

Tips memilih kiwi

  • Buah kiwi yang paling baik untuk siap disantap, yaitu buah yang terasa padat ketika ditekan dengan jari, tetapi tidak keras. Buah yang terlalu lembek pertanda sudah busuk
  • Untuk memastikan kematangan buah kiwi, tekan sisi atas atau bagian yang dipetik dan sisi bawahnya dengan ibu jari dan telunjuk. Kalau sedikit empuk, itu pertanda buah sudah siap disantap.
  • Bila membeli buah kiwi yang belum matang, agar proses pematangannya sempurna, letakkan kiwi di dalam tempat buah bersama dengan apel dan pisang.
  • Dalam proses pematangan kiwi, apel dan pisang matang, buah kiwi bisa awet bila dimasukkan ke dalam kantong plastik atau kotak buah khusus dan disimpan di dalam lemari es. Pisahkan dengan buah yang lain.
  • Untuk yang kiwi hijau pilih saja yang berwarna hijau kecoklatan atau hijau tua dan tidak terlihat hijau fresh.Untuk kiwi yang gold sama,pilih kiwi yang berwarna kuning ke emasan yang pekat tidak fresh supaya mendapatkan kiwi yang manis.

Perbedaan kiwi hijau dan kuning

Buah Kiwi
Kiwi Kuning :
  • Bentuk buahnya menyerupai lingkaran
  • Rasanya manis
  • Bijinya lebih sedikit
  • Memiliki bagian putih ditengah lebih kecil
Kiwi Hijau :
  • Bentuk buahnya Oval
  • Memiliki lebih banyak biji 
  • Rasanya asam
  • Memiliki bagian putih lebih besardi tengah

Cara menjaga kesegaran buah kiwi

Cuci bersih buah kiwi yang anda beli lalu keringkan dengan lap bersih dan kering, lalu segera simpan dalam kulkas. Buah kiwi yang sudah terlalu matang sebaiknya tidak disimpan di kulkas ada baiknya segera diolah, buah kiwi tersebut tidak boleh terkena sinar matahari karena ketika ada sinar maka buah tersebut akan lebih cepat busuk.

Cara yang menyenangkan untuk mengkonsumsi kiwi

Kiwi segar dapat dimakan langsung dengan cara dipotong atau disendok langsung seperti makan es krim. Atau bisa juga dicampur dalam sereal, yogurt, es krim, atau sorbet buah. Pada hidangan lain seperti cake, pie dan krim bavaria kiwi dapat menambah selera makan karena warnanya yang segar.

Perbedaan kandungan vitamin pada kiwi hijau dan kuning

  • Kiwi kuning alias gold memiliki kandungan vitamin C di dalamnya mencapai 105,4 mg per 100 gram,
  • Kandungan serat  kiwi kuning 1,4 gram per 100 gram
  • Kiwi hijau kandungan vitamin C didalamnya 92,7 mg vitamin C/100 gram.
  • Kandungan serat dalam kiwi hijau mencapai 3 gram per 100 gram

Label: buah, tips 0 komentar
Postingan Lama »
Langganan: Postingan (Atom)

Labels

  • agar-agar
  • artikel
  • bawang
  • bayam
  • buah
  • camilan
  • es
  • es cream
  • ikan
  • kentang
  • keripik
  • kolak
  • kue
  • kuliner tradisional
  • makanan keluarga
  • makanan nusantara
  • makanan sehat
  • makassar
  • minuman dingin
  • minuman hangat
  • minuman nusantara
  • nasi goreng
  • pastel
  • puding
  • resep
  • roti
  • rujak
  • sarapan
  • soup
  • surabaya
  • tart
  • tips
  • wedang
  • wisata kuliner

Mengenai Saya

syahirul
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

  • ▼  2016 (24)
    • ▼  November (5)
      • Resep Madu Mongso Khas Madiun
      • Resep Sego Jotos Khas Madiun
      • Resep Membuat Kue Satu (Kue Koyah) Khas Madiun
      • LEMPENG (Kerupuk Puli)
      • Resep Pecel Madiun
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (13)
  • ►  2015 (40)
    • ►  Agustus (9)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (30)

Labels

  • agar-agar
  • artikel
  • bawang
  • bayam
  • buah
  • camilan
  • es
  • es cream
  • ikan
  • kentang
  • keripik
  • kolak
  • kue
  • kuliner tradisional
  • makanan keluarga
  • makanan nusantara
  • makanan sehat
  • makassar
  • minuman dingin
  • minuman hangat
  • minuman nusantara
  • nasi goreng
  • pastel
  • puding
  • resep
  • roti
  • rujak
  • sarapan
  • soup
  • surabaya
  • tart
  • tips
  • wedang
  • wisata kuliner
Copyright (c) 2010 Warung Kuliner Nusantara. Design by Template Lite
Download Blogger Templates And Directory Submission.