skip to main | skip to sidebar

Pages

  • Beranda

Warung Kuliner Nusantara

Blog Berisi Tentang Berbagai Macam Kuliner Nusantara

Resep Rujak Cingur (Khas Surabaya)

10.15 | Publish by syahirul


Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama daerah asalnya Surabaya. Dalam bahasa Jawa kata cingur berarti "mulut", hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diulek, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak ulek. 

Dan berikut ini kami sajikan resepnya bagi Anda yang mencoba membuat sendiri.

Bahan

  • 250 gram cingur sapi (hidung, mulut sapi)
  • 110 gram tahu, iris kotak, goreng
  • 110 gram tempe, iris kotak, goreng
  • 90 gram kacang panjang, potong kecil
  • 60 gram tauge
  • 1 ikat kangkung, ambil daunnya
  • Bawang goreng

Bahan untuk bumbu kacang :

  • 210 gram Petis udang
  • 110 gram kacang tanah, sangrai
  • 6 buah cabai rawit (sesuai selara)
  • 1 siung bawang putih, digoreng
  • 1/2 sendok makan air asam jawa
  • 1 buah pisang klutuk/batu, diparut
  • 60 gram gula merah
  • 1 sendok teh garam (sesuai selera)
  • Air masak secukupnya

Cara membuat

  1. Terlebih dahulu cingur sapi dicuci bersih. lalu cingur sapi direbus sampai empuk. Kemudian angkat dan cingur diiris-iris kecil. Sisihkan.
  2. Kangkung, tauge dan kacang panjang dicuci bersih. lalu kangkung, tauge serta kacang panjang direbus secara terpisah. Sebaiknya jangan terlalu lama merebusnya supaya kandungan vitaminnya tetap terjaga. Angkat dan tiriskan.
  3. Buat sambal kacang yaitu campurkan semua bumbu kacang yang tersedia, lalu diulek/ ditumbuk hingga halus.
  4. Siapkan piring saji, tata cingur sapi, tahu goreng, tempe goreng, kangkung, kacang panjang serta tauge. Kemudian siram dengan sambal kacang.
  5. Taburi bawang goreng atasnya.
  6. Tambahkan Kerupuk sebagai pelengkap
  7. Rujak cingur Khas Surabaya siap disajikan.
Note : Bila tidak suka cingur, gunakan kikil sebagai pengganti.

Label: kuliner tradisional, makanan keluarga, makanan nusantara, makanan sehat, resep, surabaya 0 komentar

Rujak Cingur, Masakan Khas Jawa Timur Yang Legendaris

10.04 | Publish by syahirul

Keanekaragaman masakan khas dari Indonesia sangat beragam, salah satunya adalah Rujak Cingur. Rujak ini adalah salah satu rujak paling khas di Indonesia. Sedikit berbeda dengan rujak-rujak biasanya, rujak cingur punya penyajian yang unik.

Mengapa Disebut Rujak Cingur?

Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama daerah asalnya Surabaya. Dalam bahasa Jawa kata cingur berarti "mulut", hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diulek, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak ulek.

Apa Saja Isi Rujaknya?

Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah seperti timun, kerahi (krai, yaitu sejenis timun khas Jawa Timur), bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, kemudian ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo, cingur, serta sayuran seperti kecambah/taoge, kangkung, dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Bumbu atau saus yang dibubuhkan di atas berbagai bahan tadi terdiri atas, kacang goreng, cabai rawit, pisang klutuk muda (untuk memberi rasa sepet yang khas) dan tidak lupa adalah petis udang.

Ini yang membuat tampilan bumbu Rujak Cingur menjadi hitam dan mengeluarkan aroma khas yang harum. Semua bahan tersebut akan dihaluskan dengan cobek besar khas penjual rujak. Lantas, pelengkap lainnya dari rujak tentu adalah krupuk. Dan siap sudah Rujak Cingur untuk Anda santap.

Dalam penyajiannya rujak cingur dibedakan menjadi dua macam, yaitu penyajian 'biasa' dan 'matengan' (menyebut huruf e dalam kata matengan seperti menyebut huruf e dalam kata: seperti/menyebut/bendoyo). Penyajian 'biasa' atau umumnya, berupa semua bahan yang telah disebutkan di atas, sedangkan 'matengan' (matang, Jawa) hanya terdiri dari bahan-bahan matang saja; lontong, tahu goreng, tempe goreng, bendoyo (kerahi yang digodok) dan sayur (kangkung, kacang panjang, taoge) yang telah digodok. Tanpa ada bahan 'mentah'nya yaitu buah-buahan, karena pada dasarnya ada orang yang tidak menyukai buah-buahan. Keduanya memakai saus/bumbu yang sama.

Label: artikel, kuliner tradisional, makanan keluarga, makanan nusantara, makanan sehat, rujak, surabaya, wisata kuliner 1 komentar

Resep Membuat Rawon

20.49 | Publish by syahirul

Resep Membuat Rawon
Jika Anda berkunjung ke Jawa Timur, maka pasti akan Anda jumpai makanan yang satu ini. Rawon adalah makanan khas Jawa Timur yang sangat terkenal terutama Rawon Pasuruan. Meskipun dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur (seperti Surabaya), dikenal pula oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (daerah Surakarta).

Rawon adalah menu berupa sup daging dengan bumbu khas karena mengandung kluwek. Daging untuk rawon umumnya adalah daging sapi yang dipotong kecil-kecil. Bumbu supnya sangat khas Indonesia, yaitu campuran bawang merah, bawang putih, lengkuas (laos), ketumbar, serai, kunir, lombok, kluwek, garam, serta minyak nabati. Semua bahan ini (kecuali serai dan lengkuas) dihaluskan, lalu ditumis sampai harum. Campuran bumbu ini kemudian dimasukkan dalam kaldu rebusan daging bersama-sama dengan daging. Warna gelap khas rawon berasal dari kluwek.

Rawon disajikan bersama nasi, dilengkapi dengan tauge kecil, daun bawang, kerupuk udang, daging sapi goreng (empal) dan sambal.

Dan bagi Anda yang ingin membuat Rawon sendiri, simak resep berikut.

Resep Membuat Rawon

RAWON

Bahan

  • 1  Kg daging sapi (biasanya sandung lamur)
  • 10 daun bawang, di iris
  • 10 siung bawang merah, iris halus
  • 3  liter air
  • 8 lembar daun jeruk
  • 4 batang serai 
  • Garam secukupnya
  • 1 sendok teh gula
  • Minyak Goreng secukupnya

Bumbu halus :

  • 2 sendok teh merica bulat
  • 4 sendok teh ketumbar 
  • 6 siung bawang putih
  • 5 cm jahe
  • 5 cm kunyit
  • 5 cm lengkuas
  • 4 mata asam Jawa
  • 8 buah kluwek hitam yang manis dan gurih

Bahan sambal :

  • 6 buah cabe merah
  • 4 siung bawang merah
  • 1 sendok terasi goreng
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok teh gula

Pelengkap :

  • Tauge pendek
  • Telur asin
  • Empal Goreng
  • Kerupuk udang

Cara Membuat

  1. Rebus daging hingga empuk, selanjutnya angkat dan potong-potong.
  2. Masukkan kembali daging yang sudah dipotong-potong ke dalam kaldu, masukkan pula serai, daun bawang, daun jeruk, gula serta garam, kecilkan apinya,
  3. Tumislah bawang merah hingga harum, masukkan bumbu yang telah dihaluskan sebelumnya, tumislah hingga harum dan matang, lalu masukkan kedalam rebusan daging.
  4. Masaklah hingga bumbu meresap dan matang.

Sambal :

  • Goreng cabe dan bawang merah kemudian haluskan dengan garam, gula dan terasi.
Note : Hidangkan rawon dan sambal tauge serta empal daging goreng, telur asin dan kerupuk udang.

Label: kuliner tradisional, makanan keluarga, makanan nusantara, resep, surabaya 0 komentar

Tips Mengatur Menu Makanan Sehat

11.08 | Publish by syahirul

Tips Mengatur Menu Makanan SehatAlangkah baiknya jika pengaturan menu makan anda sehari-hari dijadikan priotas utama, terutama pasangan suami istri yang baru menjalani mahligai rumah tangga. Jika belum pandai memasak, kesampingkan segera karena kita bisa memulai dengan makanan sehari-hari yang mudah dan praktis dengan bahan-bahan sederhana. Dari sekarang mulailah melatih dan membiasakan mengolah atau memasak sendiri makanan utama maupun pelengkap agar kebersihan dapat lebih terjamin dan bahan-bahan yang digunakan bisa diseleksi. Hal ini tidaklah sulit, kita bisa search di internet untuk mendapatkan ide dan berbagai aneka kreasi resep masakan sehari-hari.

Berikut kami berikan beberapa tips dalam mengatur menu makanan sehari-hari.
  1. Makanan yang beraneka ragam. Jangan mencoba untuk mengisi kebutuhan gizi anda dengan menu makanan yang sama pada setiap hari. Selain mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan, juga akan membatasi anda untuk setiap pestisida atau zat beracun yang mungkin ada dalam satu makanan tertentu.
  2. Makan banyak makanan tinggi serat yaitu buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan gandum. Kebutuhan 20 - 30 gram serat makanan yang Anda butuhkan setiap hari, yang memperlambat penyerapan karbohidrat. Buah-buahan dan sayuran berwarna hijau, oranye, kuning, seperti brokoli, wortel, melon, dan buah jeruk Antioksidan dan nutrisi lainnya yang terkandung dapat membantu melindungi terhadap pengembangan beberapa jenis kanker dan penyakit lainnya.
  3. Kurangi daging berlemak. Lemak jenuh akan meningkatkan kadar kolesterol darah dan memiliki efek yang merugikan bagi kesehatan tubuh. Pilih daging tanpa lemak, unggas tanpa kulit, dan produk tanpa lemak atau rendah lemak atau tanpa lemak susu. Jaga asupan kolesterol Anda di bawah 300 miligram per hari. Kolesterol hanya ditemukan di produk hewani, seperti daging, unggas, produk susu, dan kuning telur.
  4. Kurangi konsumsi lemak trans, yang disediakan oleh minyak sayur terhidrogenasi banyak digunakan pada makanan instan/ cepat saji.
  5. Makan lebih banyak ikan dan kacang-kacangan, yang mengandung lemak tak jenuh sehat. Gunakan zaitun atau minyak canola untuk pengganti margarin dan mentega.
  6. Mempertahankan asupan kalsium yang cukup. Kalsium sangat penting untuk tulang dan gigi yang kuat. Dapatkan kalsium dari sumber-sumber rendah lemak, seperti susu skim dan yogurt rendah lemak.
  7. Cobalah untuk mendapatkan vitamin dan mineral dari makanan, bukan dari suplemen. Suplemen tidak dapat menggantikan diet sehat, yang memasok nutrisi dan senyawa lain selain vitamin dan mineral.
  8. Menjaga berat badan yang diinginkan. Neraca energi (kalori) asupan dengan keluaran energi. olahraga dan aktivitas fisik lainnya sangat penting untuk melengkapi menu makanan sehat setiap hari yang Anda konsumsi.
  9. Konsumsi air putih minimal 2 liter per hari.
  10. Sarapan pagi yang tidak terlalu mengenyangkan.
  11. Tidur minimal satu jam setelah makan malam, biarkan makanan tercerna.
  12. Jauhkan dari porsi banyak, terutama makanan berkalori tinggi.

Label: artikel, makanan keluarga, makanan sehat, tips 0 komentar

Tips Mengatur Menu Makanan Keluarga

21.45 | Publish by syahirul

Tips Mengatur Menu Makanan Keluarga
Tugas sebagai ibu rumah tangga memang tidak mudah, tetapi dengan cinta apapun bisa terselesaikan dengan beres setiap harinya. Begitupun juga dengan pemilihan menu sehat keluarga sehari-hari agar tidak membosankan dan bisa memenuhi selera lidah masing-masing anggota keluarga yang beraneka ragam. Apalagi bila anak Anda adalah tipe pemilih makanan, tidak suka sayur, atau susah makan. Beban Ibu akan semakin berat lagi. Sedangkan dengan melakukan penyusunan daftar menu makanan sehari-hari, kita dapat mengatur anggaran belanja, memilih menu makanan yang sehat, bergizi, rasa yang enak dan bervariasi. Jika hal ini bisa kita terapkan, tentunya akan memberikan kepuasan tersendiri bagi kita dan semua anggota keluarga.

Menu sehat keluarga tentunya berpengaruh terhadap keharmonisan rumah tangga maupun perkembangan dan kepandaian anak. Berikut ini langkah yang bisa diikuti.
  • Tulis rencana menu sehat keluarga masakan harian selama seminggu di setiap awal minggu, sehingga Anda tidak harus berpikir keras saat tiba waktunya memasak. Anda bisa meluangkan waktu saat weekend dan berkumpul dengan anggota keluarga. Saat itulah Anda bisa merangkum menu sehat keluarga apa saja yang sedang diinginkan mereka sebagai bahan pertimbangan. Contohnya Anda ingin memasak soto ayam pada hari Senin, daging rendang pada hari Selasa, steam ikan pada hari Rabu, tumis seafood pada hari Kamis, dan soto betawi pada hari Jumat.
  • Sediakan menu masakan yang memiliki kandungan protein tinggi. Jika Anda hendak mengolah daging, sebaiknya sajikan dengan cara panggang atau bakar daripada menggoreng dengan minyak. Kalaupun ingin memberikan variasi dengan menu goreng jangan gunakan deep-fry sebaiknya gunakan sedikit minyak. Jika keluarga Anda tak begitu menyukai daging, Anda bisa menggantikannya dengan makanan lain yang juga kaya protein seperti telur, berbagai produk susu, hasil olahan kedelai seperti tahu dan tempe, kacang-kacangan dan buncis. Sediakan juga waktu luang untuk menyiapkan bumbu sendiri daripada memilih bumbu cepat saji di supermarket yang telah telah mengandung bahan kimia dan proses kimiawi.
  • Selalu sediakan buah dan sayur di rumah. Jika tak sempat membelinya, Anda bisa mengatur waktu khusus saat berbelanja sekaligus membeli persediaan buah yang bisa Anda simpan di dalam kulkas. Kemudian, carilah berbagai resep kreatif makanan mengandung buah untuk disajikan setiap harinya sehingga keluarga tak merasa bosan, misalkan saja es buah, agar-agar buah, rujak, puding, dan jus buah.
  • Pilihlah susu yang bebas atau rendah lemak guna menambah kalsium dan protein. Jika ada anggota keluarga yang alergi terhadap susu sapi, ganti dengan yoghurt atau susu kedelai. Selain itu, sebisa mungkin hindari konsumsi soda.

Label: artikel, makanan keluarga, makanan nusantara, tips, wisata kuliner 0 komentar

Resep Minuman Hangat Sekoteng

21.10 | Publish by syahirul

Sekoteng adalah minuman asli Jawa Tengah berasa jahe yang biasa dihidangkan panas. Bahan lain yang biasanya dicampur ke dalam minuman sekoteng adalah kacang hijau, kacang tanah, pacar cina, dan potongan roti. Sekoteng biasa dihidangkan pada malam hari. Sekoteng biasanya dijual keliling dengan menggunakan gerobak pikul. Satu sisi untuk panci air jahe beserta kompornya sedangkan sisi lain adalah tempat bahan campuran dan tempat mempersiapkan sekoteng.

Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi resep minuman hangat Sekoteng yang mudah dan Nikmat. Penasaran ingin segera mencoba membuatnya, silakan simak resep

SEKOTENG

 

Bahan

Bahan isi :

  • 25 gram manisan kolang kaling, potong-potong
  • 2 lembar roti tawar, potong dadu, sangrai sebentar saja
  • 25 gram kacang tanah kupas, sangrai matang lalu cincang kasar
  • 50 gram kacang hijau, rebus hingga mengembang
  • 25 gram pacar cina, rebus matang, tiriskan

Bahan Kuah :

  • 1000 ml air
  • 75 gram jahe, bakar layu, kupas lalu memarkan
  • 4 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 2 cm kayu manis
  • 2 lembar daun jeruk, sobek-sobek
  • 2 lembar daun pandan, simpul
  • 250 gram gula pasir

Cara Membuat

  1. Campur semua bahan kuah lalu rebus hingga mendidih, angkat dan saring.
  2. Siapkan mangkuk saji, masukkan dan tata manisan kolang kaling, kacang hijau, pacar cina atau biji mutiara.
  3. Tuang kuah rempah lalu taburi di atasnya potongan roti tawar dan kacang tanah lalu sajikan selagi panas dan segera minum setelah hangat.

Label: minuman hangat, minuman nusantara, resep 0 komentar

Lontong Balap

21.27 | Publish by syahirul

lontong balap
Lontong balap adalah makanan ciri khas kota Surabaya di Jawa Timur. Makanan ini terdiri dari lontong, taoge, tahu goreng, lentho, bawang goreng, kecap, dan sambal. Lontong balap terdiri dari lontong yang diiris-iris dan di atas irisan lontong ini ditumpangi irisan tahu dan remasan beberapa lentho (bulatan kecil sebesar ibu jari dan dipencet ini bentuk lentho asli lontong balap, berbeda dengan lentho yang dipakai sekarang), kemudian di atasnya ditumpangi kecambah setengah matang yang porsinya terbanyak dalam hidangan, setelah itu diambilkan kuah secukupnya, sambal dan kecap disesuaikan selera pembeli. Makanan ini dihidangkan dengan pasangannya yaitu, beberapa tusuk sate kerang.

Dan bagi Anda yang ingin mencoba membuatnya sendiri, berikut resepnya. 

Resep Lontong Balap


Bahan :

  • 5 buah lontong siap pakai
  • 1 buah (400 gram) tahu putih, digoreng, dipotong-potong
  • 1 batang daun bawang, diiris halus
  • 1 sendok makan bawang merah goreng untuk taburan

Bahan Lentho:

  • 100 gram singkong parut
  • 10 gram kacang tolo, direbus
  • 1 batang daun bawang, diiris halus
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 siung bawang putih, digoreng, dihaluskan
  • 1/4 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1/4 sendok teh gula pasir
  • Minyak untuk menggoreng

Bahan Kuah:

  • 250 gram taoge
  • 2 siung bawang putih, diiris tipis
  • 3 butir bawang merah, diiris tipis
  • 1 lembar daun salam
  • 1 cm lengkuas, dimemarkan
  • 2 cm jahe, dimemarkan
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/4 sendok teh gula pasir
  • 300 ml air kaldu ayam (dari rebusan tulang ayam)
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bahan Sambal Petis (haluskan):

  • 6 buah cabai rawit merah, direbus
  • 2 1/2 sendok makan petis udang
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1 siung bawang putih, direbus
  • 1 sendok teh air
lontong balap

Cara Membuat

  1. Lentho: aduk rata singkong, kacang tolo, daun bawang, garam, bawang putih, ketumbar bubuk, dan gula pasir. Bentuk bulat pipih. Goreng sampai matang.
  2. Kuah: panaskan minyak. Tumis bawang putih, bawang merah, daun salam, lengkuas, dan jahe sampai harum. Tambahkan taoge. Tumis sampai layu.
  3. Masukkan air kaldu ayam, kecap manis, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Masak sampai mendidih.
  4. Sajikan lontong, tahu goreng, daun bawang, lentho, dan taoge. Tabur bawang merah goreng dan sambal petisnya.Sajikan lontong balap dengan sate kerang.

Label: kuliner tradisional, makanan nusantara, surabaya, wisata kuliner 0 komentar
« Postingan Lebih Baru Postingan Lama »
Langganan: Postingan (Atom)

Labels

  • agar-agar
  • artikel
  • bawang
  • bayam
  • buah
  • camilan
  • es
  • es cream
  • ikan
  • kentang
  • keripik
  • kolak
  • kue
  • kuliner tradisional
  • makanan keluarga
  • makanan nusantara
  • makanan sehat
  • makassar
  • minuman dingin
  • minuman hangat
  • minuman nusantara
  • nasi goreng
  • pastel
  • puding
  • resep
  • roti
  • rujak
  • sarapan
  • soup
  • surabaya
  • tart
  • tips
  • wedang
  • wisata kuliner

Mengenai Saya

syahirul
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

  • ▼  2016 (24)
    • ▼  November (5)
      • Resep Madu Mongso Khas Madiun
      • Resep Sego Jotos Khas Madiun
      • Resep Membuat Kue Satu (Kue Koyah) Khas Madiun
      • LEMPENG (Kerupuk Puli)
      • Resep Pecel Madiun
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (13)
  • ►  2015 (40)
    • ►  Agustus (9)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (30)

Labels

  • agar-agar
  • artikel
  • bawang
  • bayam
  • buah
  • camilan
  • es
  • es cream
  • ikan
  • kentang
  • keripik
  • kolak
  • kue
  • kuliner tradisional
  • makanan keluarga
  • makanan nusantara
  • makanan sehat
  • makassar
  • minuman dingin
  • minuman hangat
  • minuman nusantara
  • nasi goreng
  • pastel
  • puding
  • resep
  • roti
  • rujak
  • sarapan
  • soup
  • surabaya
  • tart
  • tips
  • wedang
  • wisata kuliner
Copyright (c) 2010 Warung Kuliner Nusantara. Design by Template Lite
Download Blogger Templates And Directory Submission.